BREAKING
DAERAH: PDAM Tirta Ardhia Rinjani Tingkatkan Layanan untuk Warga Lombok TengahDAERAH: Pemkab Lobar Sepakati Langkah Darurat Atasi Overload TPA Kebon KongokDAERAH: PTAM Giri Menang Tindaklanjuti Keluhan Air Macet di KuripanHOT: Eks Wamenaker Noel Ebenezer Minta Dihukum Mati jika Terbukti Terlibat Pemerasan Sertifikat K3ARTIS: Asisten dan Sopir Lula Lahfah Diperiksa, Reza Arap Masih Belum TerkonfirmasiHOT: Geger Penemuan Jenazah Terbakar di Sekotong, Polisi Berhasil Kumpulkan Sejumlah Barang BuktiPOLITIK: Perkara Komentar Trump Berujung Amarah Inggris Tak TeredamPOLITIK: Perpol Atur Penugasan Polisi Luar Polri, Kapolri: Bukan melawan Putusan MKTRENDING: Lula Lahfah Meninggal, Polisi Telusuri CCTV hingga Tunggu Hasil Visum
IDR/USD: —
SUBSCRIBE
HOT

Geger Penemuan Jenazah Terbakar di Sekotong, Polisi Berhasil Kumpulkan Sejumlah Barang Bukti

admin Januari 26, 2026

GIRI MENANG–Temuan menggemparkakan terjadi di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Minggu sore (25/1/2026).

Sesosok jenazah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di pinggir jalan raya setempat.

Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses identifikasi lebih lanjut pihak kepolisian.

Jenazah pertama kali ditemukan warga sekitar yang sedang melintas di area lahan kosong warga.

Tim Inafis Polres Lombok Barat dilaporkan melakukan olah TKP secara intensif selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WITA.

Dalam proses tersebut, petugas menyisir radius beberapa meter dari posisi jenazah untuk mencari petunjuk

“Kami mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya tumpukan sampah di sekitar korban, bekas plastik pengiriman paket. Kemudian satu botol mineral berisi sisa cairan berwarna hijau yang diduga bahan bakar jenis pertalite, serta seutas tali nilon yang ditemukan tepat di bawah tubuh korban,” jelas Kasat Reskrim AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata.

Keberadaan botol bahan bakar dan tali nilon ini menjadi fokus penyelidikan kepolisian untuk menentukan apakah korban merupakan korban pembunuhan yang kemudian dibakar diduga untuk menghilangkan jejak, atau terdapat motif lain.

Guna memastikan penyebab kematian dan mengidentifikasi profil korban, pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah  ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

“Langkah selanjutnya, kami sudah membuat Laporan Polisi Model A dan sedang menyusun administrasi penyelidikan lebih mendalam. Autopsi sangat penting dilakukan untuk memperjelas penyebab kematian korban secara medis,” tambah AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata.

Hingga berita ini diturunkan, area penemuan jenazah masih dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melapor ke Polres Lombok Barat atau Polsek terdekat guna membantu proses identifikasi. (RL)